Sabtu, 02 Maret 2013

Lembaran Yang Disia-siakan


Hukuman yang diberikan
Oleh orang paling mulia disekolah
Membuatku tak percaya
Bunyi bel pulang terdengar
Teman temanku meninggalkan kelas

Tinggal aku sendiri disana
Ku menangis tak percaya
Ku goreskan pisau ditanganku
Semangatku yang tadinya berkobar

Lenyap seketika bagai ditelan angin
Hidup didunia begitu berat
Selalu ada sebab
Selalu ada akibat

Kelasku tercinta
Ku tak ingin menyalahkanmu
Meski orang selalu menyalahkanmu
Aku ingin menyalahkan mereka
Mereka yang selalu mencemarimu

Ku semprotkan tinta hitam
Ke papan tulis yang putih
Ku tak bisa menahan amarahku
Ku tak bisa menahan tangisku

Aku akui kau sama dengan kelas lain
Tapi para penghunimu
Tak sama dengan yang lain
Mereka tak mengerti
Semua kesedihanmu

Mereka tak tahu
Seperti apa semangatku
Yang berjuang meraih cita cita
Yang selalu serius belajar

Wahai kelasku tercinta
Apakah itu balasan yang kukerjakan
Apakah salah jika aku berusaha
Aku merasa aku menjadi
Lembaran yang disia siakan

Kubaca buku buku yang kubawa
Sambil menangis diam diam
Kupejamkan mataku
Kurangkai semua kata kata
Yang membuatku terhibur

Kututup pintu kelasku tercinta
Sambil mengucapkan sampai jumpa
Wahai kelasku
Doakan aku agar tak bertemu mereka
Dan berikan yang terbaik untukku tahun depan

0 komentar:

Posting Komentar